Selasa, April 27, 2010

Mengapa Kita Malas Untuk Berpikir?

Seorang pelajar kelas 3 SMA yang ditanya oleh ibunya mengapa dia tidak belajar, padahal sebentar lagi mengahadapi ujian, menjawab dengan cemberut “ gi males mikir ma, otak ku dah penuh, besok aja belajarnya.”
 Malas mikir dan otak penuh, itu yang menjadi alasan pelajar tersebut. Mungkin banyak juga hal semacam ini yang anda temui dalam kehidupan anda. Sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang untuk malas berpikir?
Padahal kita dianugrahi oleh tuhan YME sebuah anugrah yang tak terhingga berupa otak untuk berpikir. Menurut  Albert Enstein seorang yang super jenius dan penemu bom nuklir, didunia ini hanya ada 2 hal yang tidak terbatas, alam semesta dan otak manusia.  Otak manusia merupakan bagian dari anggota tubuh yang memiliki fungsi sebagai pengendali segala hal yang dilakukan oleh manusia, baik berupa kegiatan fisik maupun pikiran. Secara mental otak manusia dibagi menjadi dua, yaitu otak kiri dan otak kanan. Kedua bagian ini masing-masing memilki fungsi dan karakteristik yang berbeda.  Otak kiri manusia memilki fungsi yang berhubungan dengan hal-hal seperti angka, huruf, bahasa, mendengar, menghitung, dan memecahkan sebuah masalah. Selain itu otak kiri juga mengkontrol gerakan anggota tubuh bagian kiri. Sifat memori otak kiri adalah jangka pendek. Sedangkan hal-hal yang berhubungan dengan anggota tubuh bagian kanan, melihat obyek atau benda, berimajinasi, dan melamun kita manggunakan otak kanan. Sifat memori otak kanan adalah jangka panjang. Sebagai contoh saat anda mengingat seseorang yang baru anda kenal maka yang pertama kali anda ingat adalah wajahnya, sedangkan namanya anda kesuliatan untuk mengingatnya, mengapa? Saat anda mengingat wajah seseorang maka yang bekerja adalah otak sebelah kanan yang memilki sifat memori jangka panjang, karena wajah seseorang adalah berupa gambar. Sedangkan otak kiri yang memilki sifat memori jangka pendek akan mengingat nama yang berupa huruf.
Nah bagaimana dengan kasus yang dialami pelajar kelas 3 SMA diatas yang menyatakan bahwa otaknya lagi malas untuk berpikir dan merasa sudah penuh? Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut, tetapi yang paling berpengaruh adalah susah berkonsentrasi. Susah untuk berkonsentrasi disebabkan karena terjadi mismanagement otak. Mismanagement otak yang dimaksud adalah kurang sinkronnya kerja otak kiri dan otak kanan.  Saat seseoarng sedang belajar, maka yang dominan digunakan adalah otak kiri, karena bahan yang digunakan berupa tulisan dalam buku. Selama otak kiri sedang bekerja dengan  menerima informasi-informasi dari luar, maka apa yang dilakukan oleh otak kanan? Otak kanan akan melamun. Mengapa? Selama otak kiri bekerja maka otak kanan juga akan mengimbanginya juga, semakin keras otak kiri bekerja maka semakin dalam juga otak kanan akan melamun. Jadi seandainya saja otak kiri dan otak kanan sama-sama digunakan secara bersama maka tidak akan terjadi mismanagement otak yang menyebabkan otak merasa penuh dan susah berkonsentrasi.

Lantas bagaimana agar otak kiri dan otak kanan dapat bekerja bersama-sama? Saya memiliki seorang keponakan laki-laki yang masih duduk di kelas 1 SD. Di saat dia disuruh menghafal pelajaran di sekolahnya sulitnya minta ampun, tetapi jika menonton film kartun di tv, maka dia akan dapat menceritakannya secara gamblang, kenapa? Saat menghafal pelajaran maka otak kiri akan bekerja sendiri, karena yang dilihat hanya bentuk tulisan, sedangkan pada saat menonton film kartun, otak kiri dan otak kanan akan sama-sama digunakan. Di saat menonton film kartun otak kiri dan otak kanan akan bekerja bersama, karena didalam film kartun tersebut terdapat percakapan, tulisan, jalan cerita, gambar,warna, musik, dan imajinasi. Otak kiri akan menerima info berupa percakapan, teks, dan jalan cerita sedangkan gambar,warna, musik menjadi bagian otak kanan.  Jadi dengan menggunakan prinsip menonton film kartun maka kita menggunakan otak kiri dan otak kanan secara bersama.

Dari fenomena film kartun tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa otak kita akan bekerja dengan baik jika otak kiri dan otak kanan bekerja secara bersama-sama. Jadi kita harus terbiasa untuk menggunakan otak kita dengan baik, seperti mengisinya dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan sering mengasah ketajamannya agar kita tidak mudah menjadi pikun.

Salam

7 komentar:

bisnis pulsa gratis mengatakan...

waduh,pnjang banget mas postingannya.
harus dibaca berulang2 nih untuk memahami isinya.

Yopi Bukhori mengatakan...

kalo lagi banyak masalah kadang ngerasa males mikir....

Anonim mengatakan...

gw jd males baa kyk.! Gini.!

Anonim mengatakan...

intinya..
kita harus terbiasa menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan kiri kita pada saat belajar,

Anonim mengatakan...

menurut saya otak bukan lah pengendali segalanya
disisi lain pengendali diri kita bisa juga Hati kita sendiri
saat hati kita berkata maka otak akan merespon dan bertindak untuk melakukan nya
hehehe :D

Anonim mengatakan...

"Ilmu itu bagaikan makanan, kalo enak ya di terima dengan mudah, tapi kalau gak enak ya malas didekati"

[^.^] d20

Ferdinan Misaffin mengatakan...

Mendingan dibaca tanpa dipikirkan maksudnya. Tujuannya biar otak gak cepet capek. Masalah masuk atau nggaknya yg dibaca gak perlu dipikirkan, karena secara gak sadar otak kita sudah merekam apa yg kita baca.

Posting Komentar

Perbanyak Traffik Di Web mu

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting